Rakor PM-AAS Jawa Timur Menuju Pertanian Modern
Dalam rangka percepatan swasembada pangan melalui penerapan Pertanian Modern Advanced Agriculture System (PM-AAS), BRMP Ruminansia Besar menghadiri Rapat Koordinasi Percepatan PM-AAS di Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Jawa Timur. Kegiatan ini diselenggarakan oleh BRMP Jawa Timur pada 21 Juli 2026.
Mewakili Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Jawa Timur, Kepala Bidang Tanaman Pangan, Denny Kurniawan, S.P., M.M., menyampaikan bahwa Jawa Timur sebagai lumbung pangan nasional harus mampu menjawab tantangan perubahan iklim melalui penerapan teknologi pertanian yang lebih adaptif. Dalam sambutannya, Penanggung Jawab Swasembada Pangan Berkelanjutan Provinsi Jawa Timur, Ir. Yuris Tiyanto, M.M., menekankan bahwa keberhasilan PM-AAS memerlukan kolaborasi erat antara penyuluh pertanian dan Pengendali Organisme Pengganggu Tumbuhan (POPT).
Memasuki sesi panel, Kepala BRMP Jawa Timur, Dr. Ismatul Hidayah, S.P., M.P., memaparkan strategi percepatan pelaksanaan PM-AAS sebagai sistem budi daya padi modern yang mengintegrasikan tanam benih langsung dengan populasi tinggi, mekanisasi penuh, pengelolaan air secara intermiten, serta penggunaan sarana produksi sesuai rekomendasi. Rapat koordinasi juga menghadirkan sejumlah narasumber dari berbagai instansi yang membahas strategi percepatan pelaksanaan PM-AAS, pembentukan Brigade Pangan, sinkronisasi data luas tanam dan luas panen, pembaruan data lahan baku sawah, hingga dukungan penyediaan pupuk bersubsidi. Melalui rapat koordinasi ini, BRMP Ruminansia Besar mendapatkan pemahaman dan komitmen yang sama dalam mengawal implementasi PM-AAS. Dengan dukungan penyuluh, pemerintah daerah, serta berbagai institusi terkait, PM-AAS diharapkan mampu mempercepat peningkatan produktivitas padi sekaligus memperkuat upaya mewujudkan swasembada pangan nasional.